Minggu, 27 April 2014

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA DAN MENURUT PARA AHLI

A. Pengertian Sistem
Sistem berasal dari kata “systema” (dalam Bahasa Yunani) yang mengandung arti “keseluruhan dari bermacam-macam bagian “.
Pengertian sistem menurut beberapa ahli :

L. James Havery
“Menurutnya sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.“

C.W. Churchman.
“Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan.

ADAM SMITH
Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara

 MILL J. S
Ekonomi ialah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan

ABRAHAM MASLOW
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien

 HERMAWAN KARTAJAYA
Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya

PAUL A. SAMUELSON
Ekonomi merupakan cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat

            Bila membicarakan tentang ekonomi, secara otomatis kita juga akan membicarakan mengenai ilmu ekonomi dimana ilmu ekonomi merupakan sebuah ilmu kajian yang membahsa dan memperlajari tentang ekonomi itu sendiri. Secara umum, ilmu ekonomi dibagi menjadi 2. yaitu ilmu ekonomi makro dan ilmu ekonomi mikro.

Ilmu ekonomi makro mempelajari perilaku ekonom i sebagai keseluruhan tentang kehidupan ekonomi dan ilmu ekonomi mikro lebih memfokuskan pada keputusan-keputusan individu baik sektor rumah tangga maupun perusahaan dalam mengalokasina sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.

Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.

Sistem Ekonomi
Sistem ekonomi adalah suatu proses penerapan yang saling behubungan dan berinteraksi yang dikembangkan oleh masyarakat dengan ciri dan identitas tersendiri.

Sistem Ekonomi terbagi menjadi 4 macam yaitu :
1. Sistem Ekonomi Tradisional
2. Sistem Ekonomi Sosialis/Terpusat
3. Sistem Ekonomi Bebas/Liberal
4. Sistem Ekonomi Campuran

1. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ini memiliki tradisi aktivitas ekonomi yang dilakukan secara turun-temurun. Dan masyarakatnya tetap menjaga nilai budaya setempat, sehingga kegiatan perekonomiannya masih bergotong-royong dan kekeluargaan.
Adapun ciri-ciri dari sistem ekonomi tradisional antara lain adalah sebagai berikut :
Pembagian struktur kerja belum ada
Masih menggunakan tukar-menukar barang/barter
Sifat kekeluargaan tergolong tinggi
Proses produksinya tergantung pada alam,misalnya bertani, berladang, berkebun dan sebagainya
Alat untuk memproduksi sangat sederhana. 

2. Sistem Ekonomi Sosialis/Terpusat
Sistem ekonomi terpusat yang disebut juga sistem ekonomi sosialis adalah suatu sistem ekonomi yang seluruh sumber daya dan pengolahannya direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah.
Sistem ekonomi terpusat memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Negara menguasai semua alat produksi
Produksi dilakukan untuk kebutuhan masyarakat
Kegiatan ekonomi direncanakan oleh negara dan diatur pemerintah secara terpusat
Hak milik individu tidak diakui
Pemerintah mengatur kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi **

3. Sistem Ekonomi Bebas/Liberal
Sistem ekonomi liberal yaitu sistem ekonomi di mana pengelolaan ekonomi diatur oleh kekuatan pasar (permintaan dan penawaran). Sistem ekonomi ini menghendaki adanya kebebasan individu dalam melakukan kegiatan ekonomi. Artinya, setiap individu diakui keberadaanya dan mereka bebas bersaing.

Ciri-cirinya :
Harga barang ditentukan oleh pasar
Timbulnya persaingan bebas
Adanya pengakuan terhadap hak individu
Setiap individu bebas mengejar keuntungan
Modal memegang peranan sangat penting. 

4. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi yang berusaha mengurangi kelemahan-kelemahan yang timbul dalam sistem ekonomi terpusat dan sistem ekonomi pasar. 

Ciri-ciri dari sistem ekonomi campuran :
Adanya campur tangan pemerintah dalam perekonomian
Adanya pihak swasta yang ikut berperan dalam kegiatan perekonomian
C. Sistem Perekonomian Indonesia
Sejak berdirinya negara Republik Indonesia, sudah banyak tokoh-tokoh negara pada saat itu telah merumuskan sistem perekonomian yang tepat bagi bangsa indonesia, baik secara individu maupun diskusi kelompok. Tokoh ekonomi indonesia saat itu, Sumitro Djojohadikusumo, dalam pidatonya di negara Amerika tahun 1949, menegaskan bahwa sistem yang dicita-citakan adalah ekonomi semacam campuran tetapi dalam proses perkembanganya telah disepakati suatu bentuk ekonomi baru yang dinamakan sebagai Sistem Ekonomi Pancasila yang didalamnya mengandung unsur penting yang disebut Demokrasi Ekonomi.
Mengapa di[ilih sistem Demokrasi ekonomi, karena menurut beliau sistem Demokrasi Ekonomi memiliki ciri-ciri yang positif, diantaranya adalah :
Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan.
Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendakinya serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.

Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
Potensi, inisiatif dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.

Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
Dengan demikian perekonomian Indonesia tidak mengizinkan adanya :
Free fiht liberalism, yaitu adanya suatu kebebasan usaha yang tidak terkendali sehingga memungkinkan terjadinya eksploitasi kaum ekonomi yang lemah dan terjajah dengan akibat semakin bertambah luasnya jurang pemisah si kaya dan si miskin.

Etatisme, yaitu keikutsertaan pemerintah yang terlalu dominan sehingga mematikan motivasi dan kreasi masyarakat untuk berkembang dan bersaing secara sehat. Jadi masyarakat hanya bersikap pasif saja

Monopoli, suatu bentuk pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok tertentu, sehingga tidak memberikan pilihan lain pada konsumen untuk tidak mengikuti keinginan sang monopoli. Disini konsumen seperti robot yang diatur untuk mengikuti jalannya permainan.

Meskipun awal perkembangan perekonomian indonesia menganut sistem ekonomi pancasila. Ekonomi demokrasi dan mungkin ‘campuran’ namun bukan berarti sistem perekonomian liberalis dan etatisme tidak pernah terjadi di Indonesia. Awal tahun 1950-an sampai dengan tahun 1957-an merupakan bukti sejarah adanya corak liberalis dalam perekonomian Indonesia. Demikian juga dengan sistem etatisme, pernah juga mewarnai corak perekonomian di tahun 1960-an sampai masa orde baru.

Faktor-faktor penyebab kegagalan sistem perekonomian Indonesia adalah :
Program tersebut disusun oleh tokoh yang relatif bukan bidangnya, namun oleh tokoh politik, sehingga keputusan yang dibuat cenderung menitikberatkan pada masalah politik bukan masalah ekonomi.
Akibat lanjutan dari kegagalan diatas dana negara yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan kegiatan ekonomi justru dialokasikan untuk kepentingan politik dan perang.

Adanya kecenderungan terpengaruh untuk menggunakan sistem perekonomian yang tidak sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia.
Akibat yang ditimbulkan dari sistem etatisme yang pernah terjadi di indonesia pada periode tersebut, yaitu :
Semakin rusaknya sarana produksi dan komunikasi yang membawa dampak menurunnya nilai ekspor kita.
Hutang luar negeri yang justru dipergunakan untuk proyek ‘Mercu Suar’
Defisit anggaran negara yang makin besar
laju pertumbuhan penduduk yang lebih besar dari pertumbuhan ekonomi
D. Para Pelaku Ekonomi
Mungkin dalam ilmu ekonomi mikro kita mengenal tiga pelaku ekonomi, yaitu :
Pemilik faktor produksi
Konsumen
Produsen

Dan dalam ilmu ekonomi makro ada :
Sektor rumah tangga
Sektor swasta
Sektor pemerintah
Sektor luar negeri

Maka dalam perekonomian indonesia sendiri dikenal tiga pelaku pokok :
Koperasi
Sektor Swasta, dan
Sektor pemerintah
sesuai dengan konsep trilogi pembangunan, yang masing-masing pelaku tersebut memiliki fungsi sebagai berikut :

Koperasi 

Sesuai dengan UU No. 25 Tahun 1992 pasal 4 menyatakan bahwa fungsi dan peran koperasi seperti berikut ini.

1) Membangun dan mengembangkan potensi serta kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial mereka.

2) Turut serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.

3) Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.

4) Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Sektor Swasta
Peran yang diberikan sektor swasta dalam perekonomian Indonesia seperti berikut ini.
1) Membantu meningkatkan produksi nasional.
2) Menciptakan kesempatan dan lapangan kerja baru.
3) Membantu pemerintah dalam usaha pemerataan pendapatan.
4) Membantu pemerintah mengurangi pengangguran.
5) Menambah sumber devisa bagi pemerintah.
6) Meningkatkan sumber pendapatan negara melalui pajak.
7) Membantu pemerintah memakmurkan bangsa.

Sektor Pemerintah
secara umum sektor pemerintah memiliki fungsi :
1) Mengelola cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak.
2) Sebagai pengelola bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya secara efektif dan efisien.
3) Sebagai alat bagi pemerintah untuk menunjang kebijaksanaan di bidang ekonomi.
4) Menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat sehingga dapat menyerap tenaga kerja.

DAFTAR PUSTAKA

http://buntokhacker.wordpress.com/materi-pembelajaran/ekonomi/penegrtian-dan-definisi-ekonomi-menurut-para-ahli/
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_perekonomian
http://aanadesaputro.wordpress.com/2013/04/12/sistem-perekonomian-indonesia/


Sabtu, 30 November 2013

Tugas 7

Jelaskan sifat bisnis internasional, dalam hal apa saja bisnis internasional dapat mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari ?
1. Difinisi Bisnis internasional
Bisnis internasional: hasil kegiatan bisnis yang melewati batas nasional
2. Teori bisnis Internasional
a). Absolute advantage theory by Adam Smith
Suatu negara memproduksi suatu produk yang lebih efisien dibandingkan dengan negara lain dan melakukan perdagangan internasional untuk meningkatkan kemakmurannya.
Dampak Positif
a.     Perkembangan Penduduk
Dengan adanya bisnis internasional, maka daya saing pun bertambah sehingga dapat menimbulkan persaingan yang kompetitif diantara negara-negara. Untuk itu, UKM  harus melakukan perubahan dari segi apapun, baik itu dari segi produk, pemasaran hingga teknologi dengan cara seperti ini membuat UKM dapat bersaing dengan produk-produk luar negeri yang kompetitif.
b.      Sebagai Tantangan Meningkatkan Kualitas Produk
Dengan adanya bisnis internasional ini bagi kalangan dunia usaha, khususnya untuk mereka yang memiliki usaha dengan kualitas dan manajemen yang baik, perdagangan internasional dapat dijadikan tantangan bagi pelaku dunia usaha yaitu bagaimana cara mereka bisa bersaing secara sehat dengan produk-produk dari luar negeri. Sehingga pelaku usaha akan semakin menjadikan pasar perdagangan internasional ini menjadi semangat dan modal untuk memotivasi mereka untuk selalu meningkatkan kualitas dan harga produk mereka sehingga bisa terjangkau oleh konsumen.  
Dampak bisnis Internasional Terhadap Perekonomian Indonesia
bukan produk Indonesia. Bukan berarti mereka tidak mendukung produk dalam negeri, melainkan tuntutan ekonomi yang menuntut mereka membeli produk asing yang lebih murah.
a.       Beralihnya Posisi Produsen Menjadi Pedagang (Importir)
Pasar dalam negeri yang diserbu produk asing yang memiliki kualitas dan harga yang sangat bersaing akan mendorong pengusaha dalam negeri berpindah usaha dari produsen di sektor UKM menjadi pedagang atau importir saja. 
a.       Memungkinkan Terjadinya Spesialisasi
Perdagangan internasional mendorong negara-negara melakukan spesialisasi produksi sehingga Indonesia harus memilih kegiatan produksi sesuai dengan kekhasan sumber daya yang dimiliki agar dapat menjadi faktor produksi yang unggul dan menghasilkan produk berkualitas dengan harga yang murah.
Mengapa bisnis internasional memiliki resiko yang lebih tinggi daripada bisnis di dalam negri ?
Sama seperti ada alasan untuk masuk ke pasar global dan manfaat dari pasar global ada juga risiko yang terlibat dalam menemukan perusahaan di negara-negara tertentu. Setiap negara mungkin memiliki potensinya tetapi juga memiliki kesengsaraan nya yang berkaitan dengan melakukan bisnis dengan perusahaan-perusahaan besar. Beberapa negara-negara nakal mungkin memiliki semua mineral alami tetapi risiko yang terlibat dalam melakukan bisnis di negara-negara melebihi manfaat. Beberapa risiko dalam bisnis internasional adalah:
Risiko Strategis
Risiko Operasional
Risiko Politik
Risiko Negara
Risiko Teknologi
Risiko Lingkungan
Risiko Ekonomi
Risiko Keuangan
Terorisme Risiko
Risiko Strategis Kemampuan perusahaan untuk membuat keputusan strategis untuk merespon kekuatan yang merupakan sumber resiko. Kekuatan ini juga berdampak pada daya saing perusahaan. Porter mendefinisikan mereka sebagai ancaman pendatang baru dalam industri ancaman barang pengganti dan jasa intensitas persaingan dalam industri daya tawar pemasok dan kekuatan tawar konsumen.
Risiko Operasional Hal ini disebabkan oleh aset dan modal keuangan yang membantu dalam hari-hari operasi bisnis. Rincian dari mesin pasokan dan permintaan sumber daya dan produk kekurangan barang dan jasa kurangnya logistik yang sempurna dan persediaan akan mengakibatkan inefisiensi produksi. Dengan mengontrol biaya limbah yang tidak perlu akan berkurang dan perbaikan proses dapat meningkatkan lead-time mengurangi varians dan berkontribusi terhadap efisiensi dalam globalisasi.
REFF :

Sabtu, 23 November 2013

Tugas 6



I.          PENDAHULUAN
Cappuccino merupakan suatu minuman khas Italia yang dibuat dari perpaduan susu dan espresso. Sedangkan cincau merupakan gel serupa agar-agar yang diperoleh dari perendaman daun (atau organ lain) tumbuhan tertentu dalam air.
Cappucino Cincau merupakan minuman hasil kreativitas atau perpaduan dari cappucino dan cincau. Minuman cappuccino cincau memang sedang trend saat ini di kalangan orang dewasa, remaja bahkan anak-anak sekalipun. Waralaba cappuccino cincau adalah waralaba idola saat ini, sebuah peluang bisnis dengan investasi murah dan untungnya melimpah dan juga resikonya rendah.

   


II.          ISI
Popularitas cappuccino cincau saat ini terasa semakin meningkat. Tidak heran jika para calon pelaku usaha memilih waralaba cappuccino cincau ini. Dengan kepopuleran cappuccino saat ini, sudah pasti akan menguntungkan bagi para calon pelaku usaha. Contoh-contoh waralaba cappuccino cincau yaitu, Cappuccino Cincau Wow, de’ Cappuccino Cincau, Revo Cappuccino Cincau, Gazebo Cao pucino, Cappuccino Cincau Mix, Kohwah Cappuccino Cincau, De Fresh Cappuccino Cincau, dan masih banyak yang lainnya.
Keuntungan dari waralaba cappuccino cincau ini adalah bahannya mudah didapat, biaya investasi murah dan rasa yang enak dan segar pasti membuat orang akan terus membelinya. Salah satu contoh nyata dari waralaba cappuccino cincau ini adalah Cappuccino Cincau Wow, dengan hanya 3,8 juta Anda sudah memiliki usaha Cappuccino Cincau Wow beserta semua perlengkapan siap usahanya. Perlengkapan siap usaha tersebut berupa booth stand gerai Cappuccino Cincau Wow, peralatan-peralatan usahanya seperti blender, water jar, tempat gula, tempat cincau, termos es, tempat bubuk, seragam, banner, dll. Dan juga mendapatkan bahan-bahan untuk membuat cappuccino cincau itu sendiri untuk 200 cup, jika bahan-bahan habis pun bisa memesannya kembali atau membeli diluar franchise seperti gula, gelas plastik, sedotan, dll yang mudah di dapatkan di mana saja.
Strategi pemasaran cappuccino cincau itu sendiri bisa dengan gerobak keliling yaitu menawarkan langsung kepada si calon konsumen atau dengan membuka booth stand di beberapa tempat keramaian, contohnya di sekolah, mall, dsb.


III. Analisa Keuntungan
Harga Bahan dihitung / Cup
NO
BAHAN
HARGA BAHAN
HARGA /CUP
1
Cappuccino 1kg (Racikan Al-Ahsan) bisa untuk 100 Cup
Rp. 80.000
Rp. 80.000/100Cup = Rp. 800 / Cup
2
Cincau 1kg bisa untuk 25cup
Rp. 3.000
Rp. 3000/25Cup = Rp. 120/Cup
3
Susu Putih 1 Kaleng bisa Untuk 20Cup
Rp. 8000
Rp. 8000/20Cup = Rp. 400/Cup
4
Susu Coklat 1 Kaleng bisa untuk 20Cup
Rp. 8000
Rp. 8000/20Cup = Rp. 400/Cup
5
Cup Es + Tutup 1bks isi 50Cup
Rp. 25.000
Rp. 7.000/75Cup = Rp. 94/Cup
6
Serbuk rasa The 10 bungkus bisa untuk 200cup
Rp. 25.000
Rp. 25.000/200Cup = Rp. 125/Cup
7
Es Kristal 1bks bisa untuk 100 Cup
Rp. 15.000
Rp. 15.000/100Cup = Rp. 150
8
Gula 1 Kg bisa untuk 30Cup
Rp. 15.000
Rp. 15.000/30Cup = Rp. 500/Cup
9
Teh Poci 1 Kotak bisa untuk 75 Cup
Rp. 7.000
Rp. 25.000/50Cup = Rp. 500/Cup
Harga jual
Cappuccino Cincau => Harga Jual Rp. 5000/Cup
Cappuccino Rp.800 + Cincau Rp. 120 + Susu Putih Rp.400 + Susu Coklat Rp.400 + Gula Rp.500 + Es Kristal Rp.150 + Cup Es Rp.500/Cup = Total Rp. 2870/Cup
Profit untuk cappuccino cincau/capcin ( harga jual – harga bahan/cup)
= Rp. 5000 – 2870/Cup => Rp. 2.130 Keuntungan 43%
   Es Teh Cincau => Harga Jual 4000/Cup
Teh Rp. 94 + Cincau Rp. 120 + Es Kristal Rp. 150 + Cup Es Rp. 500 + serbuk Rasa Rp. 125 + Gula Rp. 500 = Total Rp. 1.489/Cup
Profit untuk Es Teh Cincau (harga jual – harga bahan/cup)
= Rp. 4000 – Rp. 1489 => Rp. 2.511 => Keuntungan 62%
 Es Teh Aneka Rasa => Harga Jual 3000/Cup
Teh Rp. 94 + Es Kristal Rp. 150 + Cup Es Rp. 500 + serbuk Rasa Rp. 125 + Gula Rp. 500 = Total Rp. 1.369/Cup
Profit untuk Es Teh Cincau (harga jual – harga bahan/cup)
= Rp. 3000 – Rp. 1369 => Rp. 1.631 => Keuntungan 54%

Keuntungan Rata-Rata Penjualan Outlet dalam sehari
30 Cup Cappuccino Cincau => 5000 x 30 = 150.000 x 43% => Rp. 64.500
20 Cup Es teh Cincau => 4000 x 20 = 80.000 x 62% => Rp. 49.600
10 Cup Es Teh aneka rasa => 3000 x 10 = 30.000 x 54% => Rp. 16.200
Total rata - rata Keuntungan/Profit dalam 1 Hari 64.500 + 49.600 + 16.200 = Rp. 130.300 => dibulatkan Rp. 130.000
Total rata - rata Keuntungan/Profit dalam 1 Bulan 130.000 x 30 Hari = Rp. 3.900.000
·         Sewa Tempat berkisar antara Rp. 250.000 - Rp. 300.000
·         Gaji Karyawan Rp. 700.000
Total Rata - Rata Keuntungan/Profit Bersih outlet dalam satu bulan
Rp. 3.900.000( Keuntungan Penjualan) - 300.000( Sewa Tempat ) - 700.000 ( Gaji Karyawan ) = Rp. 2.900.000 => KEUNTUNGAN BERSIH


IV.           PENUTUP
Waralaba cappuccino cincau memang sangat populer dan menguntungkan. Rasanya yang nikmat dan nilai investasi bisnis yang ringan dengan keuntungan yang besar menjadi alasan perkembangan bisnis ini begitu cepat. Namun agar usaha tersebut bisa bertahan dan berkembang sebaiknya tidak berubahnya rasa dari cappuccino cincau tersebut atau dengan menambah varian rasa seperti, coklat, vanilla, moccacino, agar konsumen pun tidak bosan dengan varian rasa yang itu-itu saja.




V.           DAFTAR PUSTAKA
-          http://www.capcin-wow.com

Jumat, 15 November 2013

Tugas 5

1.    Jelaskan secara singkat pengertian produksi baik secara umum maupun secara secara ekonomi!
Jawab   :
Secara umum produksi diartikan sebagai suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi keluaran (output).
Pengertian produksi dalam ekonomi mengacu pada kegiatan yang berhubungan usaha menciptakan dan penambahan kegunaan atau utilitas suatu barang dan jasa. Penambahan atau penciptaan kegunaan atau utilitas karena bentuk dan tempat ini membutuhkan faktor-faktor produksi.

2.    Sistem produksi dan operasi adalah suatu keterkaitan dari unsur-unsur yang berbeda secara terpadu, menyatu, dan menyeluruh. Jelaskan!
Jawab :
Manajemen produksi dan operasi merupakan manajemen dari suatu sistem informasi yang mengkonversikan masukan (inputs) menjadi keluaran (outputs)yang berupa barang atau jasa. Hal ini berkaitan dengan pelaksanaan  fungsi produksi dan operasi memerlukan serangkaian kegiatan yang merupakan suatu sistem. Sistem produksi mempunyai unsur-unsur yaitu masukan, pentransformasian dan keluaran. Sedang produksi dan operasi merupakan suatu sistem untuk meyediakan barang-barang dan jasa-jasa yang dibutuhkan dan akan dikombinasi oleh anggota masyarakat.
Yang dimaksud dengan sistem adalah merupakan suatu rangkaian unsur-unsur yang saling terkait dan dan tergantung serta saling pengaruh-mempengaruhi satu dengan yang lainnya, yang keseluruhannya merupakan suatu kesatuan bagi pelaksanaan kegiatan bagi pencapaian suatu tujuan tertentu. Sedangkan yang dimaksud dengan sistem produksi dan operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda secara terpadu, menyatu dan menyeluruh dalam pentransformasian masukan menjadi keluaran.
Sistem produksi tidak hanya terdapat pada industri manufaktur, tetapi juga dalam industri jasa seperti perbankan, asuransi, pasar swalayan dan rumah sakit. Sistem produksi dan operasi dalam industri jasa menggunakan bauran yang berbeda dari masukan yang dipergunakan dalam industri manufaktur.
Sebagai contoh suatu perusahaan telekomunikasi dalam pengoperasiannya membutuhkan modal untuk suku cadang dan komponen elektronik serta peralatan yang terdapat dalam suatu bangunan, disamping peralatan transmissi suara melalui sistem kabel, menara microwave, station, computers dan operator telepon. Contoh sistem Produksi dan Operasi adalah sebagai berikut :
Sistem produksi mempunyai masukan yang dapat berupa, bahan baku, komponen atau bagian dari produk, barang setengah jadi, formulir-formulir, para pemesan atau langganan dari para pasien. Keluaran dari sistem produksi dapat berupa barang jadi, barang setengah jadi, bahan-bahan kimia, pelayanan kepada pembeli dan pasien, formulir-formulir yang telah selesai diisi dan diproses.
Hubungan Sistem Produksi dengan Sistem Lainnya





Jumat, 08 November 2013

Tugas 4

1.      Apa yang dimaksud dengan pemasaran ?
Jawab : Pemasaran (bahasa Inggris: marketing) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.
Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.

2.      Mengapa pemasaran disebut juga permintaan ?
Jawab : Karena Umumnya orang beranggapan bahwa manajemen pemasaran berkaitan dengan upaya pencarian pelanggan dalam jumlah besar untuk menjual produk yang telah dihasilkan perusahaan. Tetapi pandangan ini terlalu sempit, karena biasanya suatu organisasi (perusahaan) akan menghadapi kondisi permintaan produk yang tingkatannya berbeda-beda. Pada suatu saat mungkin tidak ada permintaan terhadap produknya, mungkin permintaannya cukup, permintaannya tidak teratur, atau terlalu banyak permintaan, sehingga manajemen pemasaran harus mencari jalan untuk mengatasi keadaan permintaan yang berubah-ubah ini. Jadi, manajemen pemasaran tidak saja berkaitan dengan upaya mencari dan meningkatkan permintaan, tetapi juga mengelola permintaan pada saat tertentu.

3.      Jelaskan perbedaan kebutuhan dan keinginan berdasarkan konsep inti pemasaran ! Berikan masing-masing 2 contoh !
Jawab : Kebutuhan dalam konsep pemasaran  merupakan suatu hal yang penting baik bagi konsumen maupun pemasar karena dari kebutuhan-kebutuhan tersebutlah terciptanya produk yang akan di pasarkan kepada konsumen sehingga sangat berkaitan dengan pemasar.
Keinginan merupakan suatu hal yang diinginkan dan diharapkan agar dapat memperoleh sesuatu yang di dambakan baik oleh konsumen maupun pemasar sendiri, karena seorang pemasar berkeinginana untuk bisa memuaskan konsumen serta  dapat memajukan perusahaannya.
-  Kebutuhan manusia (human ned) : keadaan dimana seseorang merasa kehilangan sesuatu.
   Contoh: Makanan, Pakaian & Tempat tinggal.        
-  Keinginan manusia (human wants): pola kebutuhan manusia yang dibentuk oleh kebudayaan dan kepribadian individu.
   Contoh : Mobil, Motor, Computer, dll.

Sabtu, 02 November 2013

Tugas 3

1.  Apa yang dimaksud dengan perusahaan?

Jawab :        Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksidan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi.
                   
                  (Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan)


2.  Apa yang membedakan perusahaan dan lembaga sosial?

Jawab :        Perusahaan : Perusahaan biasanya bersifat komersil, yaitu menawarkan barang dan jasa dengan tujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya.
                  Lembaga sosial : Lembaga sosial lebih bersifat sukarela, yaitu menawarkan barang dan jasa dengan niat untuk menolong dan membantu tanpa mencari keuntungan. Biasanya lembaga sosial menawarkan jasa.



3.  Jelaskan apa yang dimaksud dengan perusahaan sebagai suatu sistem?

Jawab :       Perusahaan Sebagai Suatu Sistem

                 System adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsungdalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu system karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat,maupun tanggung jawab social.
                    Kepada pemilik modal => pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
                    Kepada lembaga peneliti => membantu pendanaan.
                    Kepada pekerja => membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
                    Kepada konsumen => menyediakan B&J yang bagus.
                    Kepada pemerintah => membayar pajak.

                    (Sumber:https://sites.google.com/site/lingkunganperusahaan/)

Sabtu, 26 Oktober 2013

Tugas 2

Apa yang dimaksud dengan bisnis?
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. (sumber: http://www.id.wikipedia.org)

Sebutkan dan Jelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia?

Faktor-faktor yang mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia
Iklim bisnis di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah :

1.  Faktor modal
Dengan modal yang dimiliki, orang bisa mulai berbisnis. Besar modal yang diperlukan untuk berbisnis tergantung dari bisnis apa yang akan kita jalani.

2.  Faktor SDM (Sumber Daya Manusia)
Agar bisnis yang dijalani tersebut sukses dan menghasilkan banyak keuntungan, tentu diperlukan orang-orang yang terampil, kreatif, berkualitas tinggi, ulet, mampu berinovasi, pantang menyerah, mempunyai kemampuan bersaing yang tinggi (kompetitif), sportif dan pandai mengolah bisnisnya.

3.  Faktor ketepatan produk atau kecocokan produk 
Faktor ini juga mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Produk yang cocok adalah produk yang sesuai dengan kebutuhan atau keinginan konsumen serta harganya terjangkau (sesuai dengan daya beli konsumen). Produk tersebut harus bisa memberikan manfaat kepada konsumen dan bila perlu dapat memberikan tambahan kepuasan kepada konsumen. Orang yang berbisnis harus benar-benar mempertimbangkan harga yang mereka tetapkan. Mereka harus bisa menetapkan harga yang terjangkau dengan daya beli konsumen namun dengan tetap memperhitungkan biaya yang telah dikeluarkannya. Mereka juga harus memperhatikan harga pesaingnya. Konsumen tentu akan memilih produk yang harganya terjangkau namun dengan tetap mempertimbangkan  kualitas produk yang akan mereka konsumsi. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan kualitas barang yang diproduksinya.

4.  Faktor lingkungan masyarakat
Lingkungan masyarakat juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap iklim bisnis di Indonesia. Lingkungan masyarakat cenderung dinamis, selalu ada perubahan. Kebutuhan dan keinginan masyarakat bermacam-macam dan selalu berubah-ubah. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan lingkungan masyarakat.

5.  Faktor persaingan pasar
Pada kenyataannya di Indonesia, banyak sekali bisnis-bisnis yang saling bersaing untuk dapat menguasai pasar sehingga mereka mendapatkan keuntungan yang maksimal. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus mempunyai strategi untuk dapat menguasai pasar dan mengalahkan pesaingnya.

6.  Faktor teknologi 
Faktor teknologi juga berpengaruh terhadap iklim bisnis di Indonesia. Semakin maju teknologi yang digunakan, semakin berkembang pula bisnis yang dijalani, namun dengan tetap memperhatikan skill serta faktor-faktor lainnya.

7.  Faktor alam
Jika alam tidak bersahabat dengan kita tentu kegiatan bisnis pun dapat terganggu. Misalnya adanya bencana banjir, tanah longsor dan lain-lain. Oleh karena itu, kita harus memilih tempat bisnis yang sesuai dan kita harus bersahabat dengan lingungan serta jangan merusakya.

8.  Faktor jenis bisnis
Faktor ini juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap klim bisnis di Indonesia. Dalam berbisnis tentunya kita harus memilih bisnis di bidang apa yang akan kita jalani. Dalam memilih jenis bisnis tersebut, sebaiknya kita memilih jenis bisnis yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Misalnya bisnis di bidang pertanian. Kita juga harus mempertimbangkan keuntungan yang akan kita peroleh sebelum kita menentukan bisnis di bidang apa yang akan kita jalani.

9.  Faktor kebijakan pemerintah 
Kebijakan pemerintah juga turut mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Kebijakan pemerintah tersebut bisa saja mendatangkan peluang bagi bisnis kita dan bisa pula menyebabkan hambatan bagi bisnis kita. Misalnya kebijakan dalam menetapkan pajak.

10.  Faktor kondisi negara
Kondisi negara yang dimaksud dapat berupa kondisi perekonomian, sosial politik maupun pertahanan dan keamanan negara. Kondisi negara yang tidak menentu bisa menghambat bisnis yang dijalani. Misalnya saat terjadi inflasi. Tentu saja kondisi ini turut mempengaruhi bisnis yang sedang dijalani.



Seberapa besar bisnis tersebut berpengaruh dalam kehidupanmu sehari-hari?

Menurut pendapat saya, bisnis sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari saya. Bisnis yang berasal dari kata bahasa inggris secara historis yaitu business. Businessberasal dari kata busy, yang berarti sibuk. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Jadi, baru dilihat dari berdasarkan kata-kata, dapat kita simpulkan peran bisnis cukup berpengaruh dalam kehidupan saya sehari-hari. Karena bisnis yang dilakukan oleh perusahaan atau inividu akan dapat memenuhi kebutuhan atau keinginan masyarakat itu sendiri. Misalnya, dulu ibu saya sebelum mempunyai mesin cuci. Ibu saya mencuci menggunakan proses manual setiap harinya. Namun setelah ada perusahaan bisnis yang memperjual-belikan barang elektronik terlebih khusunya mesin cuci, ibu saya tidak perlu repot-repot melakukan proses pencucian baju secara manual.